Uncategorized

Ulasan Album Perdana Via Vallen Judul Sayang, Dengan Sedih Kita Masih Dapat Bergoyang

Tidak sampai seminggu setelah sah dirilis tanggal 18 Januari 2018, album “Sayang” Via Vallen kesudahannya ada di genggaman saya. Alhamdulillah, istri tercinta bersedia bersusah payah antre di gerai makanan cepat saji demi menerima album tersebut untuk saya. Jujur ini adalah pertama kali dalam sejarah hidup saya punya album lagu dangdut yang sah dan original.

Segera saya memutar cakram musik tersebut di pemutar CD sambil mengamati cover album yang terlihat sederhana itu. Di bagian depan terlihat slot demo mahjong ways 2 foto Via Vallen berias ala artis Korea dengan baju putih dan aksesoris semacam bulu-bulu merah di rambutnya. Logo Ascada Music sebagai label rekaman dan gerai makanan (ayam goreng) cepat saji sebagai sponsor juga terlihat di bagian depan cover tersebut.

Daftar lagu dapat kita peroleh di belakang cover album, masih dengan foto Via Vallen di sampingnya. Deretan logo label rekaman dan sponsor terlihat di bagian bawah. Di dalam pembungkus cover berbahan kertas karton mengkilap itu berisi 1 cakram musik dan selembar leaflet memanjang berisi lirik lagu yang ada dalam album tersebut. Tidak ketinggalan ucapan terimakasih Via Vallen terhadap Allah SWT, keluarga dan segala pihak yang telah mendorongnya.

10 lagu yang ada dalam album perdana ini hakekatnya telah tak asing di telinga para penggemar dan pemerhati Via Vallen. Seandainya diperhatikan hampir segala lagu dalam album ini telah lebih dahulu muncul dan populer dalam format video klip di channel YouTube Ascada Musik.  Dapat dibilang album ini adalah kompilasi hits video klipnya. Via juga telah kerap membawakan lagu-lagu tersebut pada pertunjukan langsungnya di pelbagai panggung.

Sedangkan baru sah dirilis awal tahun ini, namun album perdana ini hakekatnya telah di “soft launching” semenjak akhir tahun 2017 dan diedarkan lewat jaringan salah satu gerai makanan cepat saji ternama sebagai sponsornya. Tidak heran dikala dirilis, penjualan album ini telah menempuh angka 150 ribu copy. Angka yang tak sedikit untuk ukuran album perdana, apalagi dengan genre dangdut koplo. Berikut review 10 lagu secara berurutan dalam album tersebut

Dapat dibilang “Sayang” sebagai pemulus jalan bagi Via Vallen untuk jadi kian populer seperti kini. Sebab lagu ini juga genre dangdut koplo naik kelas ke level lebih bergengsi yang kemudian menularkan popularitasnya terhadap lagu-lagu sejenis variasi “Jaran Goyang” Nella Kharisma. Gara-gara lagu ini juga, bahasa Jawa tetiba menjadi bahasa “nasional” bagi penikmat musik tanah air. Via bukan orang Jawa malah dapat amat suka lagu ini sedangkan tak paham apa maksudnya.

Kontroversi muncul seiring makin populernya “Sayang” versi Via Vallen. Kaca tak ada yang hirau dengan asal muasal lagu ini dikala masih didendangkannya di dari panggung-panggung. Baru setelah muncul di salah satu Via swasta nasional yang mencantumkan nama Via Vallen sebagai pencipta lagu, muncul gugatan dari pencipta lagu Anton Obama. lagu ini booming pertengahan 2017, beredar lagu tak tak jika lagu ini menjiplak lagu Mirae yang lagu duo Kiroro dari Jepang.