Uncategorized

7 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Memanjangkan Leher

Tradisi Hanami

Ada banyak tradisi-tradisi unik di dunia sementara ini yang memicu kami terheran-heran. Sebab, formalitas selanjutnya terbilang tak masuk akal tapi sangat dihargai di sebagian negara lantaran teratur dilakukan.

Nah, seperti apakah formalitas sbobet wap unik di dunia dan tetap dikerjakan sampai sementara ini? Berikut 7 tradisi-tradisi selanjutnya yang dirangkum dari beragam sumber.

1. Tradisi Hanami, Jepang

Hanami merupakan sebuah formalitas di Jepang yang tetap dikerjakan warga Negeri Sakura sampai sekarang. Mereka akan berkumpul di bawah pohon sakura untuk menyaksikan keindahan bunga selanjutnya terhadap musim semi.

Dulunya, formalitas ini dikerjakan oleh kaum bangsawan tiap-tiap tahunnya. Namun, seakan berjalannya waktu, formalitas hanami sesudah itu menyebar ke warga atau masyarakat biasa. Tradisi hanami biasanya digelar lebih kurang bulan Maret sampai April tiap-tiap tahunnya.

2. Tradisi Memanjangkan Leher, Thailand

Tradisi memanjangkan leher merupakan hal tak masuk akal bagi kita. Namun, bagi warga Thailand terkhusus di Desa Baan Tong Luang, hal selanjutnya adalah tradisi.

PerbesarPasalnya, masyarakat setempat sangat percaya formalitas ini memicu mereka tampil lebih menawan.Tradisi memanjangkan leher pertama kali dikerjakan oleh Suku Karen di Tibet. Bahkan, meski kini masyarakat Suku Karen banyak hijrah ke Thailand dan Myanmar, tapi mereka selalu mobilisasi formalitas tersebut.

3. Tradisi Famadihana (Menari Bersama Mayat), Madagaskar

Semua orang tentu menjadi kuatir atau tidak bersedia kalau diminta menari dengan mayat. Nah, hal inilah yang berlangsung di Madagaskar.

Negara yang terletak di pesisir Afrika Timur ini teratur lakukan formalitas famadihana tersebut.
Biasanya, formalitas menari dengan mayat dikerjakan terhadap Juni sampai September tiap-tiap tahunnya. Pasalnya, formalitas selanjutnya dikabarkan telah turun-temurun dikerjakan oleh masyarakat Madagaskar.

4. Tradisi Tulip Time, Belanda

Hampir serupa dengan Jepang, masyarakat Belanda juga teratur lakukan formalitas tulip time atau menyongsong mekarnya bunga tulip. Tradisi ini dikerjakan terhadap 5 – 13 Mei tiap-tiap tahunnya. Biasanya, warga lokal setempat akan lakukan parade tari-tarian tradisional.

Selain itu, formalitas tulip time juga memicu warga lokal Belanda menghias diri juga memakai busana tradisional Belanda. Selama formalitas ini, para warga juga biasanya akan berkumpul menyaksikan parade-parade yang dilakukan.

5. Tradisi Rambut Tanduk, China

China juga punyai formalitas unik dan tetap dilestarikan sampai sementara ini yaitu rambut tanduk. Tradisi ini teratur dikerjakan oleh masyarakat Suku Miao di Provinsi Guizhou. Mereka sangat percaya bahwa formalitas rambut tanduk atau menata rambut merupakan karya leluhur mereka dan telah turun-temurun dilakukan. Dalam mobilisasi formalitas ini, rambut perempuan Suku Miao akan ditata dan dijadikan konde. Bahkan, rambut mereka akan keluar seperti bentuk tanduk sementara lakukan formalitas tersebut.

6. Tradisi Tato Badan, Filipina

Negara Asia Tenggara yaitu Filipina juga punyai formalitas unik terkusus bagi masyarakat Suku Kalinga. Mereka akan menato badan dengan pakai tinta yang terbuat dari gula dan jelaga (arang). Anehnya, tato selanjutnya akan diukir dengan cara dipukul.

Para masyarakat Suku Kalinga biasanya menggambar tato yang punyai makna tertentu. Nah, sementara obyek formalitas ini menandakan seseorang telah dewasa dan siap untuk dipinang atau menikah.

7. Tradisi Thaipusam, Suku Tamil

Para masyarakat Suku Tamil yang tersebar di India, Malaysia, Myanmar, Thailand, dan Sri Lanka dan lain sebagainya kerap menggelar formalitas Thaipusam untuk menjunjung Dewa Perang Hindu bernama Muragan.

BACA JUGA: https://arterynet.net/mengenal-tradisi-baba-marta-di-bulgaria/

Tradisi Thaipusam yang digelar tiap-tiap tahunnya atau terhadap bulan ke-10 dalam kalender Hindu akan tunjukkan seseorang kenakan pakaian berwarna emas dengan badan tertusuk oleh besi.
Nah, begitulah 7 formalitas unik yang kini tetap dikerjakan di beragam negara meski dianggap tak masuk akal. (fre)